Momogunology Forum

This site ( MOMOGUN FORUM) is for forum lovers eager to discuss anything positive on Momogun Ethnic and its people. Share with us on anything especially related to Momogun people positively.
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Top posters
bushido
 
randagan
 
Admin
 
myki
 
Enuvung
 
paraivagas
 
nikhmedia
 
bon
 
Ferr
 
Randavi
 
Latest topics
Affiliates
free forum
Facebook
Follow us on Twitter
Momogunology Links

MOMOGUNOLOGY GROUP  

Momogunology Centre

Momogunology Blog

Randagan Extra Blog

The Rungus Times

Resipi Momogun

Momogun Chat Room


TAMU ONLINE TOKOU
Momogun Trade Union

 

MOMOGUN SANDAD
Rungus Education
Sabah's Last Frontier
Rungus People Blogspot

Sahabat Felda Forum
Mikakambai Forum

 

SABAH FORUM

I love Sabah Forum

Sabah Forumotion

Nunuk Ragang Forum

Sabah Forum

Kadazandusun Forum

 

NEWSLINK

New Sabah Times
Sabah Daily Express
The Borneo Post Online
Malaysia Kini
Berita Harian
Utusan Melayu

User Yang Sedang Online
Total 3 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 3 Tamu

Tidak ada

User online terbanyak adalah 51 pada 14/11/2009, 8:28 pm
< class="" height="25"> Pencarian
 


 Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Perkenalkan diri.. jom
22/9/2008, 1:15 am by Admin
testing post

Comments: 60
Tulun kimaragang mantad KUS
24/6/2009, 4:49 pm by rumputt
Pertama sekali menorimakasi oku sid tuan admin sbb menuduk do lalan kumaa siti. Ong aso ih kesalaaan nah aeingin oku dot mogom-ogom poh siti...kaakalu ong waro poh tongo kuukupi hihihi!!! Very Happy

Comments: 2
Kakitangan Rasmi Momogunology Research Centre [MRC]
2/1/2009, 9:34 pm by bushido
Kepada pembaca yang terhornat,

Di sini pihak pengurusan Momogunology mengumumkan bahawa rakan rasmi dan tetap Momogunology baru 1 orang iaitu seperti senarai di bawah:

1. Ie. Randagan

Tugas-tugas tobpinai Randagan ialah dalam bidang:
- Kesusasteraan Kodori Momogun dan di bantu oleh saya
sendiri Ie. Bushido
- Kayu dan Herba Momogun


PERHATIAN:

kepada sesiapa yang berminat bergabung …

[ Full reading ]
Comments: 6
Sebuah seruan dari pendiri Momogunology
1/1/2009, 6:38 pm by bushido
Para pembaca yang terhormat,


Hari ini saya hendak meminta Anda untuk mendukung Momogunology dengan pelbagai sejarah lisan, boros momogun, tuturan, usuran, bvahul dan apa saja bentuk kesusasteraan momogun rungus.

Mungkin ini kedengarannya aneh mengapa Momogunology perlukan semua itu?

untuk pengetahuan anda, Momogunology ialah salah satu-satunya projek web paling populer dan paling banyak …


[ Full reading ]
Comments: 3
Kopivosian Tadau Kinosinaan
3/1/2009, 4:54 pm by bushido
Saya ingin ucapkan Happy Birthday kumaa tobpinai Randagan.

ndak lama lagi tu... 1 hari lagi sampai sudah tadau kinosinaan.

Comments: 5
Momogun Pitas
11/1/2009, 8:42 pm by pinsan
Bah mari lah bah kenal2 sama saya..orang momogun dari pitas juga bah ni.

Oh ya kpd tuan admin, saya ada meleetakan nama forum tuan di website saya seperti di signature saya tu.

Comments: 3
kopivosian rumikot kumaa momogun sandad
18/10/2008, 8:46 pm by Admin
kopivosian kumaa ahli momogun sandad...

selamat bergabung...

Comments: 3
Di sebalik kehidupan ini...
23/11/2008, 11:37 am by Admin
Saya masih ingat masa saya kecil. Keluarga saya besar dengan adik-beradik yang ramai. Makanan harian kami jarang sekali makan daging setiap hari sayur (pelbagai jenis sayur yg tiada dijual di pasar kerana terdiri daripada sayur tradisional yang hanya dapat diperolehi di hutan sahaja).

Dari pada rebung buluh sehinggalah kepada tivak polod, tomborua yang pahit, betik, jantung pisang dan …


[ Full reading ]
Comments: 5

Share | 
 

 Kisah Perangkap Tikus

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
myki
Pinsan Haring
avatar

Jumlah posting : 100
Location : kk
Registration date : 12.10.08

PostSubyek: Kisah Perangkap Tikus   21/11/2008, 11:51 pm


Sepasang suami dan isteri petani pulang ke rumah setelah membeli barangan keperluan di pasar. Ketika mereka mengeluarkan barang yang dibeli, seekor tikus memerhatikan kedua suami isteri itu sambil hati kecilnya berkata "hmmm…makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??"
Ternyata yang dibeli oleh petani hari itu adalah sebuah perangkap tikus. Sang tikus naik panik bukan kepalang.
Ia bergegas lari ke sarang dan bertempik, " Ada perangkap tikus di rumah….di rumah sekarang ada perangkap tikus…."
Ia pun mengadu kepada ayam dan berteriak, " Ada perangkap tikus !" .
Sang Ayam berkata, " Tuan Tikus ! Aku turut bersedih tapi ia tak ada kena-mengena dengan aku."
Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak seperti tadi.
Sang Kambing pun jawab selamba, "Aku pun turut bersimpati.. .tapi tidak ada yang boleh aku buat. Lagi pun tak tak ada kena-mengena dengan aku. "
Tikus lalu menemui Lembu. Namun ia mendapat jawapan sama.
" Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali. Tak kanlah sebesar aku ni boleh masuk perangkap tikus. "
Dengan rasa kecewa ia pun berlari ke hutan menemui Ular. Sang ular berkata " Eleh engkau ni…Perangkap Tikus yang sekecil tak kan la nak membahayakan aku."
Akhirnya Sang Tikus kembali ke rumah dengan pasrah kerana mengetahui ia akan menghadapi bahaya seorang diri.
Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara berdetak perangkap tikusnya berbunyi menandakan umpan sudah mengena. Ketika melihat perangkap tikusnya, ternyata seekor ular berbisa yang jadi mangsa. Ekor ular yang terperangkap membuat ular berbisa itu semakin ganas dan sempat mematuk isteri pemilik rumah.
Walaupun si Suami dapat membunuh ular berbisa tersebut, namun isterinya telah dipatuk oleh sang ular.
Si suami pun membawa isterinya ke rumah sakit. Setelah beberapa hari, isterinya dibenarkan pulang setelah kecederaan yang dialaminya semakin pulih, cuma demam sedikit.
Lalu isterinya minta dibuatkan sup cakar ayam oleh suaminya kerana percaya sup cakar ayam boleh mengurangkan demam. Tanpa berfikir panjang si Suami pun dengan segera menyembelih ayamnya untuk mengambil cakar untuk dibuat sup.
Beberapa hari kemudian demamnya tidak kunjung reda. Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk mengambil hatinya.Masih juga isterinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.
Banyak sungguh orang datang melawat jenazahnya pada hari itu. Oleh kerana ramai tetamu yang datang menziarah, maka tak sampai hati pula dia tidak menjamu apa-apa.. Tanpa berfikir panjang dia pun segera menyembelih lembunya untuk memberi makan orang-orang yang berziarah.
Dari kejauhan…Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.
MORAL DI SEBALIK KISAH INI :
SUATU HARI….KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESUSAHAN DAN MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA… FIKIRKANLAH SEKALI LAGI.

Copy Paste dari laman web
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
randagan
Pinsan Haring
avatar

Jumlah posting : 201
Location : Lahad Datu-Kudat
Registration date : 29.09.08

PostSubyek: Re: Kisah Perangkap Tikus   22/11/2008, 1:10 am

Sungguh tragis kisah ini, tapi apa yang lebih penting adalah pembelajaran dalam cerita ini sendiri. Walaupun ia berbentuk cerita dongeng tapi mesej simbolik disebalik kisah ini, penuh menginsafkan kita bahwa tidak seharusnya kita bersifat acuh tak acuh bila kita diperlukan untuk menghulur bantuan. Setelah menghuni dunia fana ini beberapa dekad, maka sedarlah kita bahwa perkara ini memang sering terjadi yang telah diamalkan oleh orang yang samada sudah "pergi" dan juga insani yang masih terus melayari alam fantasi duniawi. Di sekitar kita, tentu telah, sedang dan akan terus berlaku. Ia tentunya teramat sakit, pedih dan memilukan; lebih2 orang yang "mempersembahkan kedaifan nafas jiwa" ini adalah saudara terdekat kita. Pengalaman seumpama ini, benar2 terjadi di sekitar saya; seseorang baru saja melaluinya. Abang, kakak, adik dan saudara terdekatnya yang lain buat kurang memahami masalah itu...bantuan hanya datang dari saya yang berkapasiti hanya sebagai sepupu. Permasalahan tidak boleh dipandang dengan biji mata, tetapi peru dilihat dengan mata hati... terima kasih atas sumbangan bahan renungan ini..
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://sahabat.forummotion.com/
kolibut



Jumlah posting : 4
Registration date : 25.01.09

PostSubyek: Re: Kisah Perangkap Tikus   25/1/2009, 11:12 pm

Cerita ini mengingatkan saya akan sikap dan mentaliti sesetengah saudara momogun kita (harap tidak menjadi setengah), walaupun duduk dalam satu kampung dan bersaudara dekat (ada yang adik beradik). Kalau ada yang didengarnya atau dilihatnya senang sedikit, maka disanalah bermula usahanya untuk mencari sesuatu yang negatif mengenai saudaranya yang semakin berjaya untuk diwarwarkan ke segenap pelusuk kampung. Tapi kalau ada yang didengarnya dalam kesusahan, dia akan sedaya upaya memberikan alasan betapa dia tidak berkemampuan untuk membantu.Sampai mahu cari penjamin masuk universiti pun susah....Kuran varo kusurutan ot momogun ong yaigkiti.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
bushido
Pinsan Haring


Jumlah posting : 415
Location : Kudat - KL
Registration date : 22.09.08

PostSubyek: Re: Kisah Perangkap Tikus   27/1/2009, 11:16 am

ali-ali ogi ong yodikus...
adei-dei osian ti sorita diti... agazo ot unsur moral dau.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.momogun.page.tl
randagan
Pinsan Haring
avatar

Jumlah posting : 201
Location : Lahad Datu-Kudat
Registration date : 29.09.08

PostSubyek: Re: Kisah Perangkap Tikus   27/1/2009, 2:47 pm

Ong yomog no naku, vai rumikot ong ningkataban no..iri ogi om misingko olungui om tumabang momungkut dit umpai dit nolihong..
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://sahabat.forummotion.com/
Sponsored content




PostSubyek: Re: Kisah Perangkap Tikus   

Kembali Ke Atas Go down
 
Kisah Perangkap Tikus
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Momogunology Forum  :: Momogunology General Discussion :: Education-
Navigasi: